Ini adalah blog (diary online) yang berisi perjalanan hidup seorang gadis bernama lengkap Olivia Dianina Purba.
Olivia akrab dipanggil dengan panggilan kecilnya 'Uliph'.
Popshie adalah sebuah nama kecil yang disukainya ketika kanak-kanak. Kisah biasa bagi hidup yang luar biasa.
Enjoy it!
| Full name: Olivia Dianina Purba |
Nick name: Uliph |
Birthday: 1988 November, 16th |
Blood type: B |
Hobbies : writing reading and watching | She is a 3rd year student of International Relations University of Indonesia |
Latest news:
~ She has many dreams: she wants to be a musician, a great novelist or a photographer. |
~ Actually, she doesn't really like politic but at least she still likes social science. |
~ She is trying hard to concentrate finish her book and go publish it.|
~ She wishes that she could speak in two foreign languages: France and Japanese |
“Hope is the most exciting thing in life and if you honestly believe that love is out there, it will come. And even if it doesn't come straight away there is still that chance all through your life that it will.” -Josh Hartnett-
You know, at first I was confused by someone who gave this award for me.
At last, I get interested with this too...
Thanks for giving me this Ratna Sari (my new blogger friend).
And the rules are:
1. Take your latest picture.
2. Take your picture as natural as possible.
3. Post your picture on your blog.
4. Post the rules as well.
5. Tag 10 people to do the same as above.
And the rule is you must distribute this to your 10 lovely friends. And they are:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Sorry, I'm so busy now with all my mid exam and paper. I'll fill it latter, OK? I promise u!
Belakangan ini hari-hari yang aku mengalami hari-hari yang berwarna. Padahal hampir-hampir memasuki ujian pertengahan semester dan untuk semester ini pertama kalinya aku mengambil 24 sks, tapi entah kenapa sepertinya hidupku sangat santai. Sementara anak-anak FISIP lainnya lagi hectic nyarik bahan UTS dan ini-itu. Sekarang aja aku sedang mengetik di kampusku FISIP dan jam telah menunjukkan pukul 6 lewat, tapi (tumben) kampus masih ramai. Mungkin kondisiku yang sekarang karena beban tugas untuk semester ini tidak sesulit semester lalu.
Ada beberapa hal yang berkesan beberapa minggu ini:
Pertama, aku kembali bergadang. Tapi kali ini bukan karena aku tugas tapi karena kegiatan tidak penting. Demi seorang teman beberapa hari yang lalu aku bela-belain jadi penonton studio acara BBM di Trans TV.Aku sebenarnya udah kesal banget dengan kondisi tunggu menunggunya yang gak penting itu. Apalagi ya Tuhan, disuruh dandan menor lagi. Aku paling benci berdandan tapi gak sesuai sikon. Tapi nilai positifnya adalah, OMG OMG OMG aku berhasil foto dengan Chris Jhon. Kau tidak tahu kan betapa kagumnya aku dengan dia terkait prestasinya yang amazing itu.
Jadi gini, awalnya aku gak tau kalau bintang tamunya adalah Chris Jhon, aku masih ogah-ogahan gitu. Terus belakangan waktu aku tahu kalau Chris Jhon jadi bintang tamunya, betapa bersemangatnya aku. Wew…. aku langsung take in Adel buat fotoin. Eh tapi pas terakhir adegan salam menyalam, banyak banget orang kerubunin si doi. Sampai ada yang bela-belain minta ttd di kaos putihnya lagi. Uh aku kesel apalagi satpamnya kayak udah ngalang-ngalangin gitu. Jadi aku berinisiatif, aku samperin si Chris Jhonnya bilang:
Uliph: “Mas Chris, entar foto sama saya ya?”
Terus CJ (disingkat aja lah udah malas panjang-panjang) menoleh ke arahku.
CJ: “Iya sabar dek, entar semua bisa foto kok.”
Uliph: Tersenyum lebar
Nah sialnya pas giliranku mau foto sama si CJ satpamnya ngalangin sampek CJnya mundur gitu. Aku makin sebel.
Uliph: “Mas, ini yang terakhir” (ditujukan ke si satpam)
CJ: Menghempaskan si satpam sambil berkata “Tunggu Mas, satu kali aja.”
We… jadilah aku foto dengan CJ, idolaku! Weleh-weleh….
Kedua adalah cerita tentang teman-teman satu koberku. Kemaren aku dan Iateman-teman se gangku yang satu Kober (maksudnya yang sama-sama kosan di gg. Kober gitu) makan di suatu restaurant yang menu utamanya adalah cabe. Nama restaurannya SS a.k.a Super Sambel. Makanannya sih biasa aja, tapi sambelnya um um um yummy banget!
Terus waktu udah selesai makan, kita ngobrol ngobrol dulu ber-empat (aku, aAbi, Moren dan Tania). Terus karena iseng aku ‘gado’ sambel. Aku makan sambelnya mentah gitu tanpa nasi dan lauk. Alhasil, aku kepedasan minta ampun. Aku nangis. Banyak lagi air matanya. Teman-temanku geleng-geleng kepala sambil manggil masnya buat ngasih air putih.
Tania: “Dasar elo Liph, Batak-batakan!”
Abi: “Emang lah kau ini. Udah mukak gak kayak orang Batak, gak tahan pedes lagi.”
Uliph: Meringis kepedesan.
Cerita ketiga adalah tentang acara ke kosan Donny (abangku) guna mengambil titipan coklat Valentine dari Dad. Seperti biasa di sana aku berantam sama Donny karena hal-hal kecil. Mungkin aku harus lebih berempati kepada Abangku itu mengingat kondisi skripsinya. Pokoknya awas aja kalau gak selesai sampai sidang, Mom ama Dad bisa batal datang ke Depok. Tapi selama di sana aku sempat menanyakan ke Abangku.
Uliph: “Don, entar kau pengen kerja apa?”
Donny: “Gak tau Liph, ngapain capek-capek mikir profit. Aku pengen kerja di masyarakat. Pengen gabung ke LSM.”
Hm? Kenapa Donny sekarang jalan pikirannya mulai sama denganku. Setauku aku dan dia kontras 180 derajat. Apakah karena aku dan dia memiliki view yang sama tentang kesalahan total umat manusia di abad 21 yang mendewa-dewakan materi?
Entahlah.
Btw, essayku belum selesai. OMG, mulai stress ini.