Jam 4.30 pagi, hore!!! Aku hari ini bangun pagi dengan segar tanpa gatal-gatal. Senangnya hatiku!! Jadi, udah dua hari ini bandanku merah-merah dan gatal-gatal luar biasa. Wetz.. bukan karena aku lama gak mandi, tapi karena alergi. Aku juga kurang tahu karena alergi apa. Mungkin cuaca atau makanan, tapi yang pasti alerginya itu annoying banget! Buat aku jadi gak bisa ja-im di depan banyak orang gara-gara harus garut-garut sana-sini. Gara-gara itu pula aku dari kemaren pengennya cepat-cepat pulang dari kantor aja. Orang-orang kantor juga pada kwatir…
Mbak Orin: “Kamu kenapa kok garut-garut mulu?”
Mbak Meita: “Kamu kok hari ini segar banget dek?”
(Padahal karena tiap 5 menit sekali aku menaburkan bedak antiseptic disekujur tubuh)
K Rati: “Mau tau supaya sembuh gimana? Diam.”
Mbak Vina: “Jangan digarut-garut.”
ULiph: “Jadi caranya gimana?”
Mbak Vina+K Rati: “Diam.”
Pak Dowi. “Kamu alergi ya? Coba deh mandi pakek shampoo mentol. Ambil yang sachet aja. Paling juga cuma 1.000 dua”
Mbak Meitha: Kamu cuci tangan deh, biar kumannya gak lengket di kuku. Pulangnya kamu langsung mandi.
Mbak Orin: “Emang kamu alergi apa?”
Pak Dowi: “Jangan kenak angin dingin kamu…”
Arrrrgh!! Pusing gatalnya gak hilang-hilang. Akhirnya aku putuskan untuk pulang kantor dan pergi ke PKM (Pusat Kesehatan Mahasiswa). Pada akhirnya aku pulang ke asrama dengan membawa empat macam obat yang diresepkan oleh dokter PKM. Nah, pulangnya kan ada acara kumpul+ makan bareng anak lorong gedung asramaku. Setelah mandi aku pun beranjak ke tempat acara (yang hanya mengambil tempat di lantai kosong dekat kamarku). Ya ampun, aku benar-benar gak enjoy acaranya karena harus terus garut-garut sana-sini. Apalagi gatalnya tambah parah! Teman-teman selorong mulai memperhatikan gerak-gerikku yang aneh. Hwah… aku pengen ke kamar dan tidur!!! (padahal masih jam 8 malam). Selesai acara, aku pun langsung berlari ke kamarku (padahal buat apa juga lari ke jarak yag sedekat itu). Setelah meneguk obat-obat, mengoles lotion dan menaburkan bedak aku pun mencoba untuk tidur.
Menit 1: Gak bisa tidur, gak bisa berhenti menggarut sekujur tubuh
Menit 5: Berteriak (hampir nangis karena gak bisa tenang)
Menit 10: Mencoba menahan diri untuk tidak menggarut.
Menit 15: Gatalnya berkurang walau terkadang tanpa disadari tangan masih menggarut juga.
Menit 30: Mulai bisa tidur…
1 jam: Pulas deh!
Besok paginya, aku pun terbangun pukul 04.00. Langsung beranjak ke cermin dan….. Trrriiing ada kantong mata di mata tapi mukaku seluruhnya tidak bengkak lagi. Merah-merah dan rasa gatal hilang. Wah… obatnya ampuh. Senangnya hatiku bisa melakukan aktifitas dengan normal lain. Hehehehe.. Nilai yang kudapat dari kejadian gatal-gatal ini adalah: bahkan hal-hal kecil seperti alergi aja bisa buat hidup gak nyaman, gimana bila kita terkena penyakit yang cukup membahayaka, pasti akan sangat mengganggu. So, it’s very important to keep your body healthy! ^^
Thursday, April 24, 2008










1 komentar:
jangan digarukkk ntar berbekas kyk aku T.T
Post a Comment
Hmmm, jadi menurutmu gimana?