Thursday, 10 April 2008
Ninggalin Kamar yang Berantakan dan Nulis Blog!
Itu membuatku malas di kamar dan berpergian ke kampus mulu sambil sesekali nge-net.
Makanya jadi rajin nge-blog neh.
Entah sejak kapan ya aku punya kebiasaan buruk malas membersihkan kamar itu.
Kupikir pakaian kotor di kamarku sekarang sudah lebih dari 10 kg.
Gimana ya entar kalau aku udah jadi ibu2? Kasihan sekali anak2 dan suamiku (halah terlalu jauh mikirnya).
Anyway, tenggorokanku lagi sedak.
Aku pikir jangan2 ini ada kaitannya sama selai apple yang kumakan beserta dengan pecahan kaca didalamnya.
Eh... jangan pikir dulu kalau aku sok-sok ikutan adegan kuda lumping.
Gini ceritanya, jadi kemaren itu aku lagi asyik-asyiknya nonton berita Metro TV di kamar yang berantakan itu. Terus tiba-tiba ada berita tentang kisah nyata tentang polisi Australia menuntut seorang pria tua yang menikahi anak kandungnya sendiri. Sebenarnya anak kandungnya itu tidak pernah kenal sama Bapaknya dari kecil. Waktu akhirnya dia berhasil menemukan Bapaknya yang sebenarnya, dia jadi jatuh cinta sama Bapaknya itu dan begitu juga sebaliknya.
Pokoknya ceritanya itu sinetron banget deh. Menarik banget kan kisah nyata yang seperti itu. Aku ingin membesarkan suaranya supaya bisa dengar lebih jelas lagi. Tapi remote TV nya gak ketemu. Aku cari-cari, aku cari-cari terus di dalam tumpukan baju, tumpukan buku, gak ketemu! Akhirnya ada juga di bawah tempat tidur. Nah, waktu aku mau ngambil gak sengaja tersenggol piring yang isinya Roti, selai, mentega dan coklat tabur untuk sarapan. Nah berantakan lah isinya di bawah lantai.
Terus selai rasa apelku itu pecah juga. Huhuhuhu... aku sedih sekali padahal rasanya enak.
Malam semakin larut dan perutku jadi keroncongan karena belum makan malam, akhirnya aku memtuskan untuk membersihkan serpihan kaca di dalam selai sebelum memakannya dengan roti. Karena aku merasa sayang banget selai itu baru di beli dan belum sempat dimakan tapi harus dibuang.
Padahal aku udah benar-benar bersihkan selai itu loh dan aku cuma makan bagian bawahnya.
Tapi kenapa tenggorokanku sedak ya?Masa sih ada serpihan kaca yang nyelit...
hi... ngerinya.
Kalaupun ada seharusnya dia sudah hancur waktu ku kunyah dong.
Gak tahu ah, yang penting selainya tadi enak!
(^^)
Wednesday, 9 April 2008
Am I smart enough?
Hari ini aku berpikir di kelas, sebenarnya apa yang membuat kita cerdas? Apakah bila kita selalu berada di dekat orang yang cerdas lama kelamaan kita akan jadi ikut-ikutan cerdas. Atukah cerdas itu adalah anugrah bawaan? Aku kurang mengerti, hanya saja aku senang berada di dekat orang-orang cerdas yang analisisnya tajam, yang bisa melihat sebuah kejadian/peristiwa melalui cara yang berbeda. Orang-orang seperti itu ada di sekelilingku, orang-orang yang semakin mencerahkan pemikiranku. Aku sesungguhnya ingin menjadi orang yang seperti itu, mungkin saja aku sudah cerdas, kecerdasarn orang kan tergantung subjek yang dikaji kan?
Sunday, 6 April 2008
British Council Blogger Day! I'm here!
Huff… Setelah tersesat naik angkot dan bus, akhirnya sampai juga aku ke tempat ini. Ke yang namanya Ritz Carlton Hotel Pacific Place dalam rangka British Council Blogger Days. Padahal acaranya di mulai jam tengah dua, sementara aku baru sampai disini jam dua lewat. Wah, hebat sekali ya aku?
Padahal di bus tadi aku udah sempat sebal karena diriku sendiri yang (seperti biasa) selalu menunda-nunda sesuatu sampai terlambat. Terus tadi aku sempat ngomong sama Moren, “Ren kalau entar kita memang gak guna di sini, paling tidak kita bisa bilang sama orang-orang kalau kita tahu yang namanya Ritz Hotel itu ya?
Dalam segala hal memang kita harus melihat nilai positif nya ya? Sekarang kan aku sudah bisa duduk tenang dan manis sambil menikmati AC yang segar disini. Soalnya AC di Patas tadi benar-benar parah! Aku jadi ragu, itu sebenarnya Patas AC atau enggak.
Aku piker pembicaranya ini benar-benar memotivasi untuk para bloggers dan bloggers wanna be untuk terus nge-blog.
Kalau di tanya ke diriku sendiri, aku nge-blog karena alasan yang sama dengan Dika yakni karena aku dari awalnya memang suka menulis Diary, Dan aku piker dari pada aku simpan sendiri mendingan aku bagikan sama orang lain. Tapi memang ada bagian-bagian dalam diriku yang bahkan Mum sendiri mungkin gak tahu. Dan hal ini yang gak ingin ku expost.
Barusan ada sesi untuk pertanyaan dan aku lah yang pertama menanyakannya. Aku sendiri bingung, kenapa aku punya keberanian seperti itu. Padahal sebenarnya aku kan anak pemalu (hehehe.. masak sih?) Ternyata setelah kupikir-pikir ini adalah efek dari masuk HI.
Tiba-tiba tadi seorang Ibu bertanya padaku ‘Mbak mau nerbitin buku ya?” terus aku heras sekali. Ku piker ini jangan-jangan salah satu pencari bakat dalam penulisan. Hu… ada ya? Terus selidik punya selidik ternyat dia itukan ibiundanya Dika. Raditya Dika yang salah satu jadi pembicara di sini. Hehehe…
Yah, menghabiskan ongkos dan waktu di sini tidak terlalu waisting karena paling tidak aku bisa cerita-cerita sama mamanya Dika kan? ^^
Sunday, April 06, 2008 14:59:13
Friday, 4 April 2008
Hal-hal yang aku alami belakangan ini!
2. Aku merasa frustasi terhadap diriku sendiri karena tidak adanya keinginan yang kuat dalam studi
Begitu juga dalam menjawab soal-soal yang ada, ngasal aja
3. Tadi pertama kalinya aku makan di RM menara air, Wah... hebat, Sukoi! 1st time gitu lho!
4. Kemaren pertama kalinya juga aku datang ke tempat abangku dengan sekaligus membawakannya
belanjaan plus jeruk karena dia lagi sakit, huhuhu.. kasian ya?
Things In My Life Lately

Kalau begitu, lebih baik jika aku sekarang menceritakan tentang kisah-kisah yang aku alami belakangan ini. Beberapa hari yang lalu aku menjenguk abangku yang sedang mendapat kecelakaan di kosannya. Kakinya kemaren menginjak gelas kaca dan harus di jahit hingga tujuh jahitan, padahal dia besoknya harus ujian. Parahnya gak beberapa lama setelah itu, jahitannya di ulang kembali karena kurang rapat. Kasihan dia ya? Jadinya aku dua kali datang ke tempatnya sambil membawakan belanja kebutuhan sehari-hari. Hm… ini pertama dan kedua kalinya aku ke kosan-nya. Anyway, dia baru putus sama ceweknya lho. Jadi kurang mendapat perhatian lebih, hehehe...
Waktu di kosan abangku, aku kelamaan ngobrol dengannya hingga pulangnya jadi cukup larut. Aku sudah sempat kwatir juga sih bisa-bisa gak ada bikun (bis kuning.red) untuk pulang ke asrama. Setelah agak was-was menunggu, ternyata ada juga! Bikun yang aku tumpangi itu adalah bikun Jepang. Itu bikun yang sepertinya diberikan sama pemerintah Jepang ke UI. Bikunnya memang khas Jepang sekali. Tapi aku senang menumpang bikun itu, karena bila malam lampunya yang berwarna-warni didalam membuatku merasa seperti berada di luar negeri. Terus aku akan membayangkan seolah-olah aku berada dalam satu adegan serial Korea/Jepang. Anyway mengenai Jepang/Korea, aku ingin sekali ke sana. Ingin sekali…. Lagian ada perasaan dalam diriku yang mengatakan bahwa cepat atau lambat aku akan ke sana. Mungkin melanjutkan S2 ya? Hm.. tapi aku ingin juga ke negara Eropa kalau kelak aku memang melanjutkan kuliah, seperti di Inggris atau Prancis. Kalau S3 kayaknya gak usah dulu deh. Soalnya katanya kalau kepintaran malah jadi susah dapat jodoh. Hehehehe …
Soal Kantor: Kemaren aku satu harian di kantor membantu ini dan itu. Hm… aku senang berada di kantor itu walaupun banyak intrik di dalamnya. Tapi cukup menginspirasi untuk novelku. Rencananya aku akan membuat satu novel baru berjudul ‘The Office’. Mungkin akan ku kerjakan sewaktu liburan semester pendek dan sehabis pulang dari rencana liburan ke Bali. Ehm.. jadi kemaren di kantorku, sekitar jam 17.00 lewat, salah satu staf International Office nya bilang ‘Kita besok jadi ke Malaysia!” Hwah… keren sekali menurutku the last minuete-nya. Seolah-olah Malaysia-UI itu sedekat Depok-Jakarta. Mereka memutuskan kepastian jadi berangkat ke Malaysia hanya 14 jam sebelum jam keberangkatannya. Dan mereka dalam waktu sesingkat itu harus mempersiapkan segala barang perlengkapan untuk Post Graduate Expo di Malaysia. Ok, Kak Vina n K Rati, semangat ya di Malaysianya! Jangan sampai menggayang mereka. Hehehehe…
*sigh*
Banyak hal yang aku impikan, tapi aku akan terus berjuang untuk mendapatkan semuanya itu! Umur 19 tahun masih banyak hal yang bisa aku raih. Mari berjuang! Let’s Fight Gurl!
Thursday, April 03, 2008 8:31:07 AM
Rokok dan Kulit Binatang
Aku benci orang yang merokok. Tapi Bukan benci yang eksterm sehingga bila ada orang yang merokok maka aku akan menghinanya mati-matian. Aku hanya tidak suka saja. Ayahku juga perokok dan aku tidak suka bila ia merokok dan asapnya akan mengepul di wajahku. Bagiku orang yang merokok adalah orang yang egois dan tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri. Egois karena tidak peduli akan dampak yang diakibatkan oleh rokok yang dihisapnya tersebut bagi orang lain. Merokok dapat merusak lingkungan karena menimbulkan polusi udara. Merokok selain dapat mengancam kesehatan si perokok itu sendiri, juga dapat mengancam orang-orang disekitarnya yang menjadi subjek kepulan asap-asap mematikan tersebut (perokok pasif). Aku tidak hentinya berfikir, bagaimana bisa seseorang tetap mau mempertahankan kebiasaan merokok yang notabene tidak ada faedahnya itu. Cuma candu! Apakah yang kau dapat dari kepulan-kepulan asap itu hai perokok? Kenikmatan sesaat kan? Kenikmatan yang menyesatkan karena begitu kenikmatan hilang kau akan mencarinya lagi untuk memuaskan hasrat keduniawian.
Aku kasian melihat wajah negeri ini, terutama yang didominasi oleh perokok-perkokok seliweran dijalanan. Rokok memang tidak memandang strata. Kulihat dijalanan, mulai dari bapak pengusaha berdasi hingga pedagang keliling yang mungkin jualannnya hanya bisa menutupi biaya kebutuhan hidup, memakai itu. Iya, si rokok itu. Waktu tiba-tiba ada seorang bapak tua yang menawarkan dagangannya berupa tali pinggang dan dompet kulit palsu padaku, awalnya aku iba pada bapak tersebut. Namun, begitu ia berbalik sehingga aku bisa melihat sebatang rokok yang dikepitnya diantara dua jemari tanggannya yang satu lagi, aku jadi kesal karenanya. Udah tahu hidup susah masih aja disusah-susahkan, pikirku dalam hati.
Anyway, mengenai pernak-pernik kulit, aku juga gak sukak orang yang memakai perhiasan dari kulit binatang. Segala binatang yang ada di dunia pada dasarnya diciptakan Tuhan agar dapat dilesatarikan dan digunakan untuk sebaik-baiknya kemakmuran manusia. Aku pikir memakai pernak-pernik kulit hewan adalah symbol kesombongan manusia akan kuasanya untuk menaklukkan dunia. Dan aku tidak suka itu meskipun hanya bentuk kecilnya saja. Kemaren waktu aku sedang berbicara dengan temanku, tanpa sengaja aku melihat temanku tersebut memakai gelang penyu ditangannya. Aku pun spontan menyatakan, “Aku gak suka gelangmu.” Meskipun sebagian besar sepatu yang kita pakai memakai bahan dasar kulit binatang ternak, namun binatang itu kan dagingnya dipakai manusia juga demi kelangsungan hidupnya. Maksudku sebenarnya aku tidak suka ketika binatang-binatang itu dibunuh hanya supaya mendapatkan kulitnya untuk pajangan. Menurutku di dunia ini masih banyak yang lebih penting daripada hanya untuk memamer-mamerkan harta duniawi. Di belahan dunia lain, masih banyak masyarakat yang menderita karena sakit penyakit, tidak ada sandang pangan dan penghidupan yang layak, ketimpangan karena issue SARA dan lain-lain. Mengapa tidak kita satukan saja tangan untuk saling membantu? Kalau semua orang didunai ini membuka mata lalu mau merendahkan diri dan secara bersama-sama berusaha membangun perdamaian didunia ini, aku yakin perang tidak akan ada. Sayangnya, watak manusia tidak ada yang sama. Manusia bersifat Homo Homuni Lupus.
Friday, January 11, 2008 6:12 P.M.
Waktu, Kondisi dan Berita Terkini
Waktu: am 00.40
Tempat: Kamar
Kondisi: Lagi nonton film DearDevil yang sountracknya dinyanyikan sama Evanesence trus waktu si Mattnya ngomong kata ‘stay with me’ ke Electranya romantis sekali ^^
Berita I: Hari ini ada berita buruk yang membuatku sakit hati. Rasanya kayak patah hati saja. Sedih sekali. Tapi gak apa-apa lah, aku pikir ini rencana Tuhan juga untuk mengatur jadwalku. I won’t tell u the detail, but truly I don’t like the way they threat me.
Berita II: Hari ini tulisanku untuk Buletin PMKA Asrama sudah di publish. Tapi aku sengaja buat anonim. Tapi jadinya kurang bagus. Jadi nyesal untuk buat anonim. Mungkin lain kali ya?
Berita III: Hari ini aku senang sekali karena baru saja selesai mengajar murid privateku yang pertama. Aku senang sekali karena dia mau belajar dan karena ada kemajuan kalau aku ngajar. Dan yang paling buat kau senang, aku dapat uang tambahan dari situ. Masnya juga baik mau antar jemput aku. Waktu antar aku pulang tadi ada cerita lucu dengannya. Jadi waktu tadi pulang aku kan cerita basa-basi dengannya. Sebenarnya aku agak bingung juga dengan tingkah lakunya. Bayangkan, jalan ke rumahnya itu kecil, berlubang-lubang, sempit dan padat. Serius deh aku baru pertama kali melihat tempat seperti itu. Tapi dia bisa bawak motor sambil bonceng aku dnegan satu tangan. Lebih hebatnya lagi dia sambil teleponan gitu. Hebat ya? Sekalian aja bawak traktor Mas, kayaknya udah profesional banget. Terus udah sampai di tehnik, aku bilang kan sama dia supaya belok aja biar ambil jalan menembus asrama. Aku kan biasanya sama abangku lewat jalan itu. Ternyata di situ, rupanya tempat mojok. Terus aku jadi malu gitu mengajak dia dari situ.
(not in the mood to telling u ‘bout it, I’ll continue tomorrow)
Friday, February 29, 2008 00:43
A Resolution for A New Year

Today is 2008, 1 January. A new day for a new journey. We will face the word. I hope this year can make a new result that have an effect to others. Me and my family, we are gathering in our home in this New Year. There is nothing important that we have done. I don’t really like when I can do nothing coz I think I’m a type of hyperactive girl. I don’t really like when I’m not productive and do nothing important. Today me and my family just do something fun. Sleeping, chatting, watching and reading, it is all of activities that I wonder to do when I am on my busiest time but I don’t enjoy it when happening so long. As you know that I always wanting to be a special women, to be a different human. I don’t like when I acting the same like others, when I don’t do something good. I must use my holiday time as effective as it can. I have prayed to Dear Lord today and I have said my entire wish. But the fact is I feel lazy to do many thinks. I haven’t made a schedule yet. From what I Know, people will be eager to do their job if it’s given with a target. Therefore, I’ll make a schedule include the target to achieve all of my dreams. Come on gurl. I know u can! Just start to do it and it will be flow like water, OK? Give me a spirit! Encourage me!
Tuesday, January 01, 200810:56 PM
Umbrella in Me!

Kemaren akhrinya aku membeli payung. Hore….! Sebenarnya gak penting sih. Tapi berhubung selama tinggal di Depok (hampir 2 tahun), aku kan gak pernah punya payung. Makanya aku senang sekali waktu kemaren beli payung. Payungnya warna merah jambu. Akhirnya aku menyerah juga dengan prinsip “gak perlu pakai payung”. Soalnya di Depok ini setiap hari hujan. Di tambah dengan aktivitasku yang seabrek, tidak memungkinkanku beraktifitas tanpa payung.
Anyway, sepertinya di HI sudah mulai muncul berbagai tugas-tugas yang agak menyebalkan. Aku harus semangat! Semangat Uliph!

Wednesday, February 27, 2008 6:26 AM
So far So Good
Akhir-akhir aku melakukan banyak pekerjaan yang waisting. Aku bahkan udah beberapa hari ke kantor karena ngerjain hal-hal aneh. Enggak deh, aku tidak melakukan pekerjaan wasiting. Aku hanya sedang butuh waktu untuk diriku sendiri. Oh ya, dua hari lalu aku ikut essai LIMAS (Liga Mahasiswa) FISIP. Aku memang jadi finalis, tapi sayangnya aku gak menang. Kecewa pasti ada, tapi paling tidak aku dapatkan beberapa pelajaran dari situ. Itu bukan suatu kegagalan kan? Aku tidak memandangnya sebagai suatu kegagalan. I learn much things there. Akhir-akhir ini aku memang banyak di tolak. Tapi aku pikir kalah-menang itu memang harus terjadi (walaupun belakangan ini banyakan kalahnya sih). Kekalahan membuatku semakin gigih berjuang untuk mendapatkannya. Aku orang yang seperti itu ya? Keras kepala.
Kehidupan di kampus, biasa-biasa saja. Pekerjaanku, biasa-biasa saja. Kehidupan sosialku juga biasa-biasa saja. My family, they’re doin’ fine. So far so good.
Friday, March 14, 2008 4:24:28 AM
Beautiful X-Mas
Dua hari sebelum hari terakhir di asrama. Aku senang banget hari ini seperti
Tadi sebenarnya udah ogah-ogahan datang ke Natal FKM. Pasalnya aku dan Moren (temanku sesama HI dan sesama penderitaan di asrama) lagi asyik nonton The Ring 2 (yang notabene film irasional yang menambahkan list film tak bermutu yang pernah kutonton di otakku). Akhirnya jam tengah 3 filmnya habis dan kami mulai menggerakkan badan untuk datang ke Natal FKM. Perjalanan ke
Gudnite, GB
Ps. di tulis tanggal 28 Desember 2007 di Laptop Moren











